News

Neurosesick Mewakili Kota Malang di Rock In Celebes 2017


Kota Malang mengirim perwakilan mereka untuk turut unjuk aksi di pesta Rock In Celebes 2017. Mereka adalah Neurosesick, kelompok yang melabeli diri mereka sebagai pembawa musik hardcore holocaust.

Kedatangan Neurosesick di kota Makassar pada awal bulan November mendatang juga menjadi pentas perdana mereka di pulau Sulawesi. Tidak tanggung-tanggung, Neurosesick menjanjikan penampilan yang mutakhir untuk dihadirkan di pangung Rock In Celebes.

Memang seperti tidak pernah kehilangan talenta segarnya, Malang terbukti selalu sukses mencetak eksponen-eksponen muda bertenaga. Dari tahun ke tahun berikutnya, selalu lahir nama-nama brilian. Dari dekade 2010 keatas ini lah nama Neurosesick mulai mencuat mengambil perhatian. Hingga pada akhirnya gerilya mereka tercium oleh radar Rock In Celebes.

Dibawah ini ada perbincangan yang telah dirangkum antara tim Navasvara dengan sang vokalis Neurosesick, Fajar. Dirinya menceritakan bagaimana mereka memaknai kesempatan, tentang tampil di Rock In Celebes 2017 nanti dan tergabung dalam Navasvara.

Ini merupakan pertama kalinya kalian menginjakan kaki di bumi Makassar untuk urusan manggung ?

Iya betul sekali. Pertama kali kami hadir ke Sulawesi, tentu saja ini kesempatan yang tidak boleh terlewat.

Ada ekspektasi ?

Kami tidak menyangka, ternyata ada beberapa penggemar kami yang berasal dari sana. Sehingga tampilnya kami di Rock In Celebes akan kami manfaatkan juga sebagai ajang bertemu dengan mereka.

Ketika pertama kali dihubungi untuk tampil mengisi Rock In Celebes, bagaimana rasanya ?

Sebuah kehormatan besar tentunya kami bisa dipercaya untuk ambil bagian dalam Rock In Celebes 2017. Sejujurnya, kami sudah lama ingin sekali main disana, dan ternyata terwujud di tahun ini.

Terlebih, menurut kami Rock In Celebes menjadi event terbesar tidak hanya untuk masyarakat Indonesia di bagian Timur, juga ini merupakan festival skala nasional dengan line-up yang sangat memuaskan.

Bagaimana kalian memandang Rock In Celebes itu sendiri ?

Rock In Celebes bagi kami tidak hanya tentang sebuah festival musik, tapi ini juga merupakan gathering besar yang dimana berisi banyak genre dan terjalinnya sebuah interaksi dengan para penikmat musik.

Karena musik adalah bahasa universal dan bisa membuat perubahan serta melebur perbedaan, ini yang kami lihat di Rock In Celebes, melebur perbedaan dalam sebuah keriuhan yang menghasilkan energi positif pagi para penonton.

Kalian merupakan artist yang tergabung dalam kompilasi Sub-Ordinat Musika milik Navasvara. Dan darisana berujung ke tampilnya kalian di panggung Rock In Celebes 2017. Perjalanan ini bisa dijabarkan ?

Iya betul. Semua ini kan awalnya dari waktu kita main di Surabaya tahun lalu, acara satellite festival milik Rock In Celebes. Disana Navasvara dan Sepsis Records membuka demo dan kemudian kami terpilih untuk tampil.

Setelah darisana baru kita diajak bergabung dalam kompilasi Navasvara, bersandingan dengan berbagai band dari 13 kota di Indonesia. Semua berjalan dengan baik dan menyenangkan.

Sampai pada akhirnya waktu itu kami main di Wacken Bandung, Ardy Siji dari Navasvara hadir langsung menghampiri kami secara personal dan menawarkan untuk mengundang kami tampil di Rock In Celebes 2017 ini.

Salah satu tujuan Navasvara memang untuk empowering para emerging artist yang dianggap potensial.

Kami setuju sekali. Karean menurut kami hal ini sangat inspiratif dan melecut band-band muda untuk terus berkarya dengan lebih gila lagi. Juga menjadi jawaban dari berbagai macam masalah klise yang sering dihadapi oleh para band-band baru.

Masalah klise yang bagaimana maksudnya ?

Banyak dari mereka yang sudah memiliki karya, lalu kemudian bingung mau diapakan. Sangat disayangkan bila potensi tersebut harus berhenti. Lewat Navasvara ini tentunya menjadi wadah yang sangat baik untuk permasalahan tersebut.

Bagaimana kalian melihat para legiun lain yang tergabung dalam Navasvara ?

Banyak banget band bagus. Dan itu semua bermunculan dari banyak daerah, tidak melulu tersentral di pulau Jawa. Dan menurut kami, tren ini sangat keren.

Text: Yulio Abdul Syafik Foto: Dok. Neurosesick

Kategori