News

Morganostic, Tampil Pertama Kali di Bumi Kalimantan


Eksponen metal teranyar milik kota Surabaya, Morganostic yang kini tengah gencar-gencarnya promo album terbaru dengan menggeber banyak panggung, pada akhir pekan kemarin (23/9) untuk kali pertama menginjakan kaki mereka di bumi Kalimantan.

Bukan tanpa alasan mereka hadir kesana, Morganostic didapuk menjadi salah satu line-up dari Go Ahead Challenge Festival pertama di kota Samarinda. Bersanding dengan nama besar seperti Pandai Besi dan Scaller, serta para jagoan-jagoan lokal macam Murphy Radio dan Davy Jones.

Ryo Rahmawan sang vokalis meluangkan sedikit waktu untuk berbincang-bincang dengan tim Navasvara terkait perjalan bandnya di Samarinda kemarin. Simak wawancara dengan Ryo berikut ini;

Gimana Yo kesannya bisa pertama kali main di Samarinda dalam acara Go Ahead Challenge Festival 2017? Karena ini kali pertama kita kesana, sudah pasti kita semua satu band merasa excited banget sih, hahaha.

Excited yang bagaimana tuh? Tidak sabar untuk lihat tanggapan penonton disana. Ternyata crowd-nya seru dan ramai, jauh diatas ekspektasi gue dan anak-anak sih. Makanya asik.

Kalian disana bermain di event yang sama dengan Murphy Radio dan Davy Jones, dua band lokal Samarinda yang juga tergabung dalam kompilasi Navasvara. Sempat hangout sama mereka? Wah itu, sambutan mereka menyenangkan. Kami Morganostic senang betul bisa kenal banyak teman dari Samarinda.

Kalau yang paling berkesan dari Samarinda apa tuh Yo? Acaranya kah? Makanannya kah? atau Minuman lokalnya? hahaha. Paling berkesan bagi gue adalah scene underground-nya sih di Samarinda.

Apa yang lo dapat dari scene underground Samarinda sehingga bisa terkesan? Gue kenalan sama banyak orang disana. Dari yang muda-muda sampai sesepuh-sesepuh scenenya, hahaha. Ya banyak sharing dan cerita-cerita lah.

Kalau ceritanya Morganostic bisa sampai diajak main di salah satu rangkaian Go Ahead Challenge Festival ini gimana sih Yo? boleh diceritain? Ngga nyangka juga sih awalnya. Dari iseng ikutan Go Ahead Challenge, dengan submit lagu si Morganostic disana dan ternyata kepilih jadi 12 besar dari beberapa ribu peserta se-Indonesia tuh.

Darisana kita terus di empowering oleh Go Ahead Challenge. Diberi kesempatan-kesempatan yang baik untuk si Morganostic, kayak contohnya bisa main di Soundrenaline dan Artwarding Night. Itu mengesankan sih sejauh ini bagi gue dan band.

Dan enggak lama kemudian, kita juga diajak partisipasi di Go Ahead Challenge Festival ini, ya tentu kita mau, karena ini jadi experience berharga untuk gue dan band sebagai emerging artist.

Nah, ada masukan untuk Go Ahead Challenge Festival sendiri ngga dari kalian sebagai pengisi acara? Ngga ada sih, semuanya menyenangkan, hahaha. Paling ya semoga acara kayak gini sering-sering aja digelar. Karena bakalan banyak banget bakat baru di ranah seni yang muncul.

Kemarin juga seru tuh bisa ketemu-ketemu sama mentor kita di Goahead Challenge kayak Ardy Chambers (Rock In Celebes), Saleh Hussein (Ruang Rupa) dan kawan kita Rato Tangela (finalis Goahead Challenge 2016). Kurang mas Anton Ismael aja sih kemarin hahaha.

Terakhir nih yo, menurut lo, kenapa sih band-band lain itu mesti ikutan Goahead Challenge? Wah harus banget tuh. Karena di Go Ahead Challenge, murni karya mereka yang berbicara. Terutama buat band-band independen, Go Ahead Challege menurut gue wadah terbaik buat membawa musik kalian ke ranah yang lebih luas lagi.

Teks: Yulio Abdul Syafik

Kategori